Ramuan green coffee untuk kesehatan anda

Green Coffee. Madura tak hanya terkenal sebagai pulau penghasil garam semata, namun dari pulau yang terletak di timur pulau Jawa itu rupanya memiliki satu ramuan tradisional yang cocok untuk perawatan organ kewanitaan.

Italian actress Sophia Loren with her hair wrapped in a towel, in ‘Arabesque’, directed by Stanley Donen, 1966. (Photo by Silver Screen Collection/Getty Images)

Ya, itulah Green Coffee. Ramuan herbal tradisional yang berasal dari berbagai bahan herbal berkhasiat untuk menjaga, merawat, mengencangkan vagina, dan mengatasi masalah organ kewanitaan, seperti gatal, keputihan, tidak rapat, dan sebagainya.

Green Coffee meskipun merupakan ramuan tradisional organ kewanitaan, tapi bentuknya bukanlah serbuk atau tablet, melainkan berbentuk bulat memanjang. Panjangnya sekitar 12 cm dengan lebar 2 cm. Persis seperti tongkat.

Ragam Produk Green Coffee

Produk kewanitaan Green Coffee yang dipasarkan sebenarnya memiliki variasi warna mulai putih, hitam, biru, merah muda, orange, dan warna lainnya.

Nah, bervariasinya warna Green Coffee yang ditawarkan pada konsumen tetap memiliki fungsi untuk organ kewanitaan yaitu mengatasi keputihan dan mengencangkan organ kewanitaan sekaligus merapatkannya.

Lalu bagaimana cara pemakaian Green Coffee itu sendiri? Apakah dikonsumsi atau sebaliknya? Mari simak sama-sama ulasan berikut.

Cara PenggunaanGreen Coffee

Green Coffee adalah ramuan tradisional yang tidak bisa dikonsumsi (makan atau minum), melainkan digunakan dengan cara memasukkannya ke dalam organ kewanitaan secara perlahan.

Sebelum digunakan ramuan Green Coffee terlebh dahulu dibasahi dnegan air kemudian diusah agar licin saat digunakan. Selanjutnya dimasukkan dalam vagina secara perlahan-lahan. Dimasukkan tidak terlalu dalam alias secukupnya.

Di diamkan selama kurang lebih 3 menit dalam organ kewanitaan. Kemudian dikeluarkan. Saat dikeluarkan Green Coffee tersebut akan mengeluarkan lendir atau kotoran ketika dicabut. Namun ada pula yang kotoran atau lendir kentalnya keluar dalam 1 atau 2 hari usai pemakaian.

Green Coffee diklaim bekerja layaknya spon atau pembalut yang mampu menyerap cairan atau lendir kotoran dengan baik.

Dalam penggunaannya, Green Coffee bisa digunakan sebelum melakukan hubungan bersama pasangan sah yakni digunakan 30 menit atau 1 jam sebelumnya. Ada pula yang mengatakan bahwa Green Coffee dapat dipakai 8 jam sebelum berhubungan.

Sementara untuk mengatasi keputihan pada wanita, ramuan Green Coffee bisa digunakan pada pagi atau sore hari sesuai cara penggunaan seperti diulas di atas.

Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan ramuan tradisional Green Coffee adalah hanya digunakan untuk wanita yang belum atau tidak sedang mengandung. Wanita yang sedang hamil sangat tidak dianjurkan mengggunakan produk ini mengingat bisa membuat tempat keluar bayi menjadi terganggu.

Dan produk atau ramuan Green Coffee tidak juga disarankan untuk wanita yang belum menikah atau wanita perawan. Hal ini dikhawatirkan bisa menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan. Gunakanlah produk Green Coffee hanya untuk kebersihan, kesehatan, dan kerapatan organ kewanitaan.