Jual Teh Hijau Berkualitas dan Aman

Halo berjumpa kembali dengan admin pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang teh hijau. Kami juga menjual bubuk teh hijau, silahkan pesan lewat website kami.

Mungkin banyak sebagaian orang yang masih banyak membeli ataupun menyeduh teh hitam atau teh biasa,sebab orang zaman dahulu lebih duluan menyajikan teh hitam ketimbang teh hijau,namun di zaman yang sekarang ini yang sudah banyak bermunculan jenis teh lainya,seperti teh hijau, teh putih,dan ada pula teh olong.

Namun untuk saat ini hanya 2 varian saja yang banyak orang yang sudah mengenali atau bahkan mencicipi yaitu jenis teh hitam dan juga teh hijau. Nah,lantas apakah perbedaan dari kedua jenis teh tersebut. antara teh hijau dan juga teh hitam/biasa. Dalam ulasan singkat ini akan di jelaskan tentang perbedaan dan juga manfaat kesehatan dari 2 jenis teh tadi.

  • Teh hitam (Black Tea)

Jenis teh ini banyak kita jumpai terutama saat kita makan di warung ataupun menghadiri undangan,tak lupa jamuan minum nya adalah teh hangat. teh yang biasa kita seduh adalah jenis teh hitam atau bisa juga disebut sebagai teh merah, hal tersebut bermunculan dikarenakan kebiasaan orang timur yang menyebutnya teh merah karena larutan teh yang dihasilkan dari teh ini akan cenderung berwarna merah, sedangkan  orang barat menyebutnya dengan sebutan teh hitam di karenakan daun teh yang digunakan untuk penyeduhan biasanya berwarna agak hitam. Jenis teh hitam merupakan jenis teh yang paling banyak di produksi di Indonesia, dimana di Indonesia sendiri merupakan salah satu pengekspor teh hitam ke-5 terbesar di dunia.

Supplier kami menjual bubuk teh hijau secara murah dan terjamin kualitasnya.

Jenis teh hitam ini bisa  diperoleh dengan berbagai macam proses yang pertama adalah melalui proses fermentasi, dalam melakukan hal fermentasi pada teh hitam ini ternyata tidak menggunakan mikrobia sebagai sumber enzim, melainkan dilakukan menggunakan enzim jenis fenolase yang banyak terdapat di dalam daun teh itu sendiri. Kemudian pada proses selanjutnya, sebagian besar katekin ini akan dioksidasi terlebih dahulu agar nantinya bisa menjadi teaflavin dan tearubigin, suatu senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan namun tidak sekuat katekin.

Jenis teh hitam merupakan jenis teh yang paling banyak sekali mengalami pemrosesan fermentasi, sehingga dengan kata lain teh hitam ini banyak melakukan pengolahan dengan fermentasi penuh.  Tahap pertama, daun teh yang sudah di petik diletakkan di rak dan dibiarkan layu selama kurang lebih 16 sampai 24 jam. Kemudian daun teh tadi digulung dan dipelintir secara perlahan untuk melepaskan enzim alami dan kemudian mempersiapkan daun untuk proses oksidasi, pada tahapan ini daun teh masih berwarna hijau. Dan setelah proses penggulungan selesai, maka selanjutnya ialah daun teh siap untuk melakukan proses oksidasi. pertama tama ialah Daun teh diletakkan di tempat dingin dan juga lembab, kemudian proses fermentasi  berlangsung dengan bantuan oksigen dan enzim. Proses fermentasi memberi warna dan rasa pada teh hitam, dimana lamanya proses fermentasi sangat menentukan kualitas hasil akhir. Setelah itu, daun dikeringkan atau dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi untuk mendapatkan rasa serta aroma yang diinginkan.

  • Teh Hijau (Green Tea)

Jenis teh hijau ini  diperoleh tanpa menggunakan proses fermentasi (oksidasi enzimatis), proses nya yaitu dibuat dengan cara mengaktifkan senyawa enzim fenolase yang ada di dalam pucuk daun teh segar, dengan cara pemanasan sehingga oksidasi terhadap katekin (zat antioksidan) bisa dicegah. Proses pemanasan ini dapat dilakukan melalui dua cara yaitu dengan udara kering (pemanggangan/sangrai) dan juga dapat menggunakan pemanasan basah dengan uap panas (steam).

Pemanggangan daun teh hijau ini akan memberikan aroma dan flavor yang lebih kuat dibandingkan dengan pemberian uap panas. Keuntungan dengan cara pemberian uap panas, adalah warna teh dan seduhannya akan lebih hijau terang. Di negara Cina, untuk memproduksi sebuah teh hijau dilakukan dengan cara pemberian uap panas pada daun teh, sedangkan di negara Jepang daun tehnya disangrai. Dengan kedua metode tersebut, daun teh ini sama-sama  menjadi layu, tetapi karena daun teh ini segera dipanaskan setelah pemetikan, maka hasil tehnya tetap berwarna hijau.

Jika Anda tertarik dengan penawaran teh hijau milik supplier kami, Anda bisa langsung menghubungi contact person yang tertera di website utama kami.