Anak Kecil Berlarian Waktu Teks Khutbah Jumat

Anak Kecil Berlarian Waktu Teks Khutbah Jumat

Anak Kecil Berlarian Waktu Teks Khutbah Jumat

Assalamualaikum wr. wb. Apa kabarnya saudara situs blog Teks Khutbah Jumat ku seluruhnya. Mudah-mudahan kita semuanya senantiasa dibawah lindungan Allah SWT serta senantiasa di jalan kebenaran. Kesempatan ini admin juga akan mengajak rekan rekan semuanya untuk mengulas masjid nabawi.

Al-Masjid al nabawi, yang seringkali dimaksud Masjid nabi yaitu satu Masjid yang terdapat di kota madinah. Jadi tempat peristirahatan paling akhir nabi muhammad, itu dipandang tempat paling suci ke-2 dalam islam oleh umat islam (yang pertama yaitu Masjid al-haram di mekkah). Masjid ini ada dibawah kendali penjaga dua Masjid suci.

Menurut Teks Khutbah Jumat Masjid Nabawi sendiri yaitu Masjid ke-2 yang dibuat oleh Rasulullah saw lo. sesudah Masjid Quba yang dibangun oleh baginda waktu perjalanan pindah dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun mulai sejak bebrapa waktu pertama Rasulullah saw tiba di Madinah. ketika ditempat unta tunggangan Nabi saw hentikan perjalanannya. Tempat itu awal mulanya yaitu tempat penjemuran buah kurma punya anak yatim dua bersaudara yang bernama Sahl serta Suhail bin ‘Amr, yang lalu dibeli oleh Rasulullah saw untuk dibangunkan Masjid serta tempat tempat tinggal beliau.

Lalu menempel pada satu diantara bagian Masjid, dibuat tempat tinggal Nabi saw. Tempat tinggal Nabi ini tidak seberapa besar serta tidak lebih elegan dari kondisi Masjidnya, cuma sudah pasti lebih tertutup. Diluar itu dibicarakan di Teks Khutbah Jumat ada juga sisi yang dipakai jadi tempat beberapa orang fakir-miskin yg tidak mempunyai tempat tinggal. Terakhir, beberapa orang ini di kenal jadi ahlussufah atau beberapa penghuni teras Masjid.

pada Awalannya, Masjid ini cuma mempunyai luas sekitaran 50 m × 50 m, dengan tinggi atap sekitaran 3, 5 m. Rasulullah saw membangunnya dengan tangannya sendiri tentusaja dibantu bersama dengan beberapa shahabat serta golongan muslimin.

Teks Khutbah Jumat juga menyimpul kan tembok di ke-4 bagian Masjid ini terbuat dari batu bata serta tanah, sedang atapnya dari daun kurma dengan tiang-tiang penopangnya dari batang kurma. Beberapa atapnya dilewatkan terbuka demikian saja. Sepanjang sembilan th. pertama, Masjid ini tanpa ada penerangan pada malam hari. Cuma di saat Isya, diselenggarakan sedikit penerangan dengan membakar jerami.

Kemudian berulang-kali Masjid ini diperbaiki serta diperluas. Perbaikan yang pertama dikerjakan oleh Khalifah Umar bin Khattab di th. 17 H, serta yang ke-2 oleh Khalifah Utsman bin Affan di th. 29 H. Di jaman moderen, Raja Abdul Aziz dari Kerajaan Saudi Arabia meluaskan Masjid ini jadi 6. 024 m² di th. 1372 H. Pelebaran ini lalu dilanjutkan oleh penerusnya, Raja Fahd di th. 1414 H, hingga luas bangunan Masjidnya nyaris menjangkau 100. 000 m², ditambah dengan lantai atas yang menjangkau luas 67. 000 m² serta pelataran Masjid yang bisa dipakai untuk salat seluas 135. 000 m². Masjid Nabawi saat ini bisa menyimpan kurang lebih 535. 000 jemaah.